by Ismi Muthiah Aliah on Friday, November 26, 2010 at 3:42am
Sahabat, begitu kamu slalu memanggilku...
Orang yg seharusnya kau percaya untuk jd sandaranmu...
Orang yg semestinya punya cukup arti dalam hidupmu..
Tapi di manakah aku di hatimu?
Apakah aku nyata buatmu?
Lalu kenapa kamu harus selalu lari dariku?
Kenapa aku selalu jd yg terakhir tau tentangmu?
Slalu mencarimu,
Tapi tak tau harus ke mana menemukanmu...
Kau di sana,bersembunyi dalam gelap duniamu...
Aku cuma ingin kamu tau,
Aku masih di sini, untukmu...
Aku ada,dan berharap bisa slalu ada...
Tidak hanya menemanimu tertawa,
Tp juga ketika kau dirundung duka..
Aku ingin jadi pelipur lara...
Maka cobalah kau buka mata,
Lihat,
Aku masih ada...
*for a long-lost bestfriend, i'm still here...
Sabar...
by Ismi Muthiah Aliah on Tuesday, September 7, 2010 at 11:30am
pernahkah kamu lelah berdoa?
Siang dan malam kau pinta
Bahkan di sepertiga terakhir kau terjaga
Namun jawaban itu tak kunjung tiba...
Lalu kau mulai bertanya-tanya..
Ada apa dg dirimu?
Tidakkah TUHAN mendengarmu?
Lalu kau mulai meragu..
Benarkah DIA menyayangimu?
Ataukah dia mengabaikanmu..
Meninggalkanmu..
Semua janjiNya hanya palsu..
Pernahkah kamu sadar?
Sudahkah kamu cukup sabar?
Karena TUHAN Maha Mendengar..
Semua hanya masalah waktu...
Tuhan tahu,
tapi menunggu...
Hujan,aku ingin pulang...
by Ismi Muthiah Aliah on Sunday, August 22, 2010 at 6:34am
Hujan di minggu siang. Langit kelabu seolah mengejekku. Mencurahkan limpahan air dg murkanya.
Aku tidak pernah menyukainya. Walau tahu,itu adalah rahmat Sang Pencipta. Walau banyak yg mengharapkannya. Petani-petani yg berharap kesuburan tanamannya. Mereka yg lelah yg mendambakan tidur dg lelapnya. Menjadi sedikit obat buat mereka yg sedang menahan lapar dan dahaga. Tetap saja,aku tak pernah menyukai langit kelabu dan hujannya.
Semakin deras. Jatuh dg keras. Dan aku hanya bisa terduduk lemas. Di antara tumpukan pakaian dan barang yg telah ku kemas...
Aku ingin pulang...ke hangatnya cinta Bunda. Meskipun kadang ku benci dg perlakuannya yg seringkali masih menganggap aku sebagai gadis kecilnya. Namun aku ingin pulang padanya. Menuntaskan rindu. Mengenyahkan penat yg sering mengganggu. Menenangkan hati yg kerap dihinggapi ragu. Mengusir sepi yg kian akrab menyelimutiku
Aku ingin pulang...
Hujan belum juga reda. Masih menyisakan tetes-tetes airnya. Namun tak menyurutkan tekadku yg akhirnya memilih menerobosnya. Basah dan kedinginan karenanya. Tapi aku benar-benar tak peduli. Aku hanya ingin pulang...
Hujan,cepatlah reda...
Berhenti
aku ingin berhenti..
Sebelum semuanya terlalu jauh menyeretku ke dalam jurang kesedihan untuk kesekian kalinya.
Seharusnya aku memang bisa berhenti..
Dari angan2 kosong yang hanya akan membuatku hancur dan terluka
Seharusnya sejak awal aku bisa berhenti
Mencegah diriku jatuh..
Karena setiap kali jatuh,aku tau aku akan selalu jatuh begitu dalam..
Aku ingin berhenti...
Berhenti gelisah
Berhenti bertanya-tanya
Berhenti dari harapan semu
Berhenti dari semua kelabilanku
Berhenti dari kerapuhan yg begitu mudah menggoyahkanku
Berhenti terus berlari dan bersembunyi
Berhenti menyiksa diri
Berhenti dari keputus-asaan
Berhenti menatap dari kejauhan
Berhenti bermimpi terlalu muluk
Berhenti dari tabiat buruk
Berhenti tersesat dan kehilangan arah
Berhenti terombang-ambing di tengah samudra
Aku ingin berhenti..
Tuhan,mohon bantu aku menepi..
Untukmu, Teman Seperjuanganku...
by Ismi Muthiah Aliah on Sunday, August 8, 2010 at 9:04am
Ingatkah dulu waktu kita masih lugu?
Wajah polos yang penuh rasa ingin tahu
Tentang sebuah dunia asing yang sama sekali baru
Lalu kita bertemu
Saling tahu
menghabiskan banyak waktu
Dan kemudian menyatu…
Tangis adalah tawa
Bahagia jadi air mata
Semuanya terasa sama,
Indah dan tak bisa terlupa
Karena kalian ada….
Kini kita berdiri di batas waktu
Mengambil langkah untuk bergerak maju
Menjemput karunia yang sedang menunggu
Mencari bahagia yang kita tuju
Meski tidak tahu, ke mana hidup kan memaksa kita berpacu
Tidak tahu akan bagaimana kelak kita bertumbuh
Tidak tahu di tanah mana suatu saat kita akan berlabuh
Yang aku tahu hanya satu….
AKU MENYAYANGIMU…
Slalu…
[08 Agustus 2010, teruntuk teman seperjuanganku tercinta…I’ll always love you…]
0 comments:
Posting Komentar