Tampilkan postingan dengan label Masa Lalu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masa Lalu. Tampilkan semua postingan

19 Oktober 2010

A letter for a long lost bestfriend...

Menemukan file ini di sebuah folder di leptop. Hanyalah sebuah coretan di masa lalu. Daripada hanya berakhir di recycle bin, yah ga papalah...dipajang di sini... ^_^



They said we’re in love.

But actually we’re not.

Well, I didn’t know what is inside you

I was so busy curing my broken heart

And now you’re gone…

It feels like you’re running far away from me

I really can’t read your mind

What’s wrong with me?

Did I make any mistake?

Please tell me…

Cuz I really have no idea about it

If I have to lose anything

I’m better giving it away

Than losing a best friend like you

Don’t you know?

It just feels like there’s a hole in my heart

And it’s you, the only one who can cover it up.

You’re just like my rainbow’s blue

It won’t be colourful without you

So if you read this, please come and forgive me

For whatever I did

Forgive me..

And let’s forget it all…

03 Agustus 2009

Dirimu...

Sebuah catatan dari masa lalu...


Aku melihatmu pagi ini seperti pagi kemarin, dan pagi sebelumnya. Hatiku jadi bertanya, sejak kapan ada dua matahari di dunia? Cahayamu yang begitu terang menyilaukan mata. Hingga aku berpikir mungkin lama-lama aku bisa jadi buta jika terus menatapmu seperti ini. Sinarmu yang begitu hangat, yang selalu menjadi sumber energi bagiku untuk menjalani hari.
Entahlah, mungkin rasa ini memang benar bernama cinta. Akupun tak tahu….
Yang ku tahu aku selalu menyayangimu, baik sebagai teman, abang, atau mungkin memang lebih dari itu. Hanya Tuhan yang tahu ke mana rasa ini akan bermuara.
Yang ku tahu hingga detik ini masih agak sulit bagiku untuk biasa saja jika berada di dekatmu. Yang ku tahu, jantungku selalu kesulitan mengatur detaknya saat bersamamu. Ada yang aneh pada diriku jika mendengar namamu. Ada bagian hatiku yang merasa begitu senang saat namamu muncul di layar ponselku, meskipun tak pernah ada yang istimewa dari isi SMSmu. Dirimu selalu istimewa..meski aku sendiri tak tahu apakah kehadiranku cukup berarti dalam kehidupanmu.
Aku tak pernah punya cukup nyali, bahkan untuk bermimpi. Apalagi untuk mengungkapkannya. Biar rasa ini terus mengalir menuju tempat di mana seharusnya dia berakhir.
Aku hanya ingin selalu bisa melihatmu, meskipun itu membuat hati semakin sakit. Aku ingin selalu jadi sahabatmu, selalu ada untukmu. Menjadi orang yang kau butuhkan. Tak peduli apapun posisiku di hatimu.
Biarkan Tuhan yang menjawab semua tanya dan doaku. Karena Dia selalu Maha Tahu
Dan Dia tahu apa yang kubutuhkan , bukan sekedar apa yang kuinginkan

01 Mei 2009

tanpa judul

Masih ada berkas sinarmu yang tersisa

Ternyata melupakanmu tak segitu mudah

Ku harus mengecap luka dan derita



Begitu indahnya kemilaumu menyilaukanku

Hingga nyaris membutakan mata



Ku kira waktu kan membawa semua pergi

Namun semakin lama,rasa itu semakin nyata

Hingga kau terus ada

Apakah ini namanya cinta

Atau hanya hasrat semata?



Tapi aku terus belajar tuk percaya

Bahwa suatu hari nanti

Ku kan melihatmu sambil tertawa

Dan menyimpan jauh semuanya di ruang maya

Hingga ku benar-benar bisa

Mengenyahkan berkas sinarmu tanpa sisa


bukan sebuah puisi

Mungkin melupakanmu memang sulit…
Tapi kuyakin itu bukan mustahil
Meski melihat wajahmu menguak kembali,
Luka lamaku yang sudah hampir sembuh
Aku percaya suatu hari
Akan menertawai kebodohanku mengagumimu
Dan akan datang seseorang
Yang kilau sinarnya jauh melebihimu
Yang tak sekedar menyilaukan mata
Tapi juga mampu menerangi hati
Walau ku tahu…
Tak akan pernah bisa menghapusmu sama sekali dari ingatanku
Karena Kau Pernah Ada,
Pernah punya tempat di ruang hati
Biarlah semua tersimpan abadi
Hanya di sudut hatiku yang terdalam
Dan biarkan semua kata tentangmu
Menjadi bait-bait kisah
untukku baca di hari tua kelak
11122007

RecoVery

Aku mulai meniti langkah satu-satu. Meninggalkan semua cerita tentang indahmu. Menepis semua rasa kepadamu. Aku mulai mencoba bertahan untuk tak menoleh ke belakang lagi. Membiarkan wajahmu menjadi seberkas bayang yang samar dalam ingatanku. Menghapus semua mimpi-mimpi dan harapan. Dan tak lagi menyanyikan lagu sendu tentangmu. Aku mencoba untuk tetap tersenyum,bangkit dan berjalan tegak, menertawakan kebodohanku di masa silam. Aku telah letih, lelah hati mengharapkanmu. Karena ku tahu, sampai kapanpun…itu tak akan pernah terjadi
 
Copyright (c) 2010 Langit Biru. Design by WPThemes Expert
Themes By Buy My Themes And Cheap Conveyancing.